Senin, 26 Desember 2016

Waspada, Perbuatan Ini Buat Rejeki Anda Dicuri Setan

Loading...
Membaca judul diatas, pastinya membuat Anda penasaran. Bagaimana mungkin rejeki kita bisa dicuri oleh setan? Tahukah Anda jika setan merupakan makhluk ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang juga membutuhkan makanan, minuman, dan tempat tinggal selama hidupnya. Sebagaimana manusia dan makhluk lainnya yang ada di bumi ini, semua rejeki tersebut tentu dia peroleh dari Allah juga. Akan tetapi, cara Allah memberikan rejeki untuk setan tentu berbeda dengan manusia. Hem, kira-kira seperti apakah setan mendapatkan semua rejekinya tersebut? Ternyata setan memperoleh rejeki dengan cara melalaikan manusia. Tidak percaya, simak beberapa perbuatan yang membuat rejeki Anda dicuri oleh setan, berikut ini :

•    Tidak berdoa saat Makan dan minum

Tahukah Anda jika Setan menghalalkan makanan yang tidak disebut bismillah? Dengan cara itulah setan mendapatkan makanan dan minuman secara gratis. Oleh karena itu, jika Anda tidak ingin rejeki Anda dicuri oleh setan, pastikan baca bismillah saat mau makan/minum.
 “Sungguh, setan menghalalkan makanan yang tidak disebutkan nama Allah padanya. Setan datang bersama orang badui ini, dengannya setan ingin menghalalkan makanan tersebut, maka aku pegang tangannya. Dan setan tersebut juga datang bersama budak wanita ini, dengannya ia ingin menghalalkan makanan tersebut, maka aku pegang tangannya. Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, sesungguhnya tangan setan tersebut ada di tanganku bersama tangan mereka berdua.” (HR. Abu Daud no. 3766. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut shahih)
Mungkin tidak semua orang merasa kehilangan rejekinya meski setan sudah berhasil mengambilnya. Namun kalau mereka tahu, sesungguhnya yang berkurang saat setan mencuri rejeki kita adalah keberkahannya. Nah, masihkah Anda mau keberkahan rejeki kita berkurang atau hilang?

•    Membiarkan makanan yang jatuh

Membiarkan makanan yang jatuh, padahal masih bisa dibersihkan dan dimakan juga merupakan hal yang disukai oleh setan. Bahkan menjadi cara setan memperoleh rejekinya.
Dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika makanan salah satu kalian jatuh maka hendaklah diambil dan disingkirkan kotoran yang melekat padanya, kemudian hendaknya di makan dan jangan dibiarkan untuk setan” Dalam riwayat yang lain dinyatakan, “sesungguhnya setan bersama kalian dalam segala keadaan, sampai-sampai setan bersama kalian pada saat makan. Oleh karena itu jika makanan kalian jatuh ke lantai maka kotorannya hendaknya dibersihkan kemudian di makan dan jangan dibiarkan untuk setan. Jika sudah selesai makan maka hendaknya jari jemari dijilati karena tidak diketahui di bagian manakah makanan tersebut terdapat berkah.” (HR Muslim no. 2033 dan Ahmad 14218)

•    Setan mendapatkan tempat tinggal dengan cara ini

Dalil lainnya juga menunjukkan setan itu makan dan minum yaitu dari hadits Jabir bin Abdillah Radhiyallahu Anhu, ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika salah seorang di antara kalian memasuki rumahnya, lalu ia berdzikir pada Allah ketika memasukinya dan ketika hendak makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), “Sungguh kalian tidak mendapat tempat bermalam dan tidak mendapat makan malam.”
Namun ketika seseorang memasuki rumah dan tidak berdzikir pada Allah, setan pun berkata (pada teman-temannya), “Akhirnya, kalian mendapatkan tempat bermalam.” Jika ia tidak menyebut nama Allah ketika makan, setan pun berucap (pada teman-temannya), “Kalian akhirnya mendapat tempat bermalam dan makan malam.” (HR. Muslim no. 2018).

•    Tulang binatang

Dalam hadits shahih, bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam pernah berkata kepada Jin Muslim :
 “Setiap tulang yang disebut nama Allah atasnya yang ada pada tangan kalian, ia makan apa yang ada di atasnya yaitu daging.  Dan setiap kotoran unta atau kotoran hewan, maka akan berubah menjadi makanan pada hewan ternak kalian,”  ((H.R. Muslim (450), Ahmad No. 3935, Tirmidzi, dll).
Maka itulah ada larangan untuk manusia menggunakannya, yakni :
Rasulullah bersabda kepada Sahabatnya : Maka janganlah kalian beristinja’ dengan dua benda itu karena keduanya adalah makanan saudara kalian dari bangsa jin.” (HR. Muslim (450), Ahmad No. 3935, Tirmidzi, dll. Imam Tirmidzi berkata: Hadits Hasan Shahih, di shahihkan oleh imam Ibnu Hibban, Al-Arna’ut, Al-Albani, dll).
Semoga informasi diatas membuat kita lebih bijak lagi dalam berbuat dan berperilaku agar rejeki kita tidak sampai dicuri oleh setan sehingga mengurangi keberkahannya.