Kamis, 26 Januari 2017

Penting! Sebelum memutuskan menikah, Bacalah 8 Hal Penting Ini

Menikah merupakan satu moment yang banyak dinantikan, terutama bagi yang usianya sudah layak menikah, misalnya : 25 ke atas. Namun sayangnya karena beberapa faktor, lantas ada pasangan yang tak kunjung naik pelaminan, misalnya : belum siap, belum mapan secara ekonomi, belum punya calon suami/istri, atau yang lainnya. Sebaliknya adapula yang hanya modal nekat, tapi mereka berani memutuskan untuk mengakhiri masa lajangnya. Bahkan tak jarang pula pasangan menikah karena terpaksa, entah karena dipaksa menikah, kecelakaan (hamil diluar nikah) atau karena suatu sebab yang lain. Pernikahan bukanlah sesuatu yang main-main, karena merupakan ladang ibadah bagi para pelakunya sehingga sudah seharusnya dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. 

Nah, sebelum memutuskan menikah, sebaiknya simak beberapa pertanyaan di bawah ini :

1.    Sudah yakinkah dengan pilihan Anda

Sebelum memutuskan menikah, pastikan Anda sudah mantab dan yakin dengan apa yang jadi keputusan Anda. Jangan sampai ada penyesalan hanya karena ada Anda kurang yakin dengan pasangan Anda.

2.    Keputusan manikah dari hatimu atau paksaan?

Tanyakan lagi pada hatimu, kamu menikah karena siapa? Apakah karena hatimu benar ingin menikah ataukah karena dipaksa orang lain, misalnya : mertua, orang tua, calon istri atau yang lainnya. Jika belum benar-benar siap dari hati, mending jangan dipaksakan daripada berabe jadinya.

3.    Siap menerima kelebihan dan kekurangannya

Jika selama ini Anda melihat kelebihan calon pasangan Anda, mungkin setelah menikah, Anda akan mulai melihat beberapa kekurangannya. Siapkah untuk menerima dan menjadikan kekurangannya sebagai kelebihan?

4.    Menikah itu menyatukan dua kepala

Dua kepala pasti lain isinya, karena itu sebelum menikah, pastikan Anda belajar legowo dan tidak memaksakan kehendak. Perbedaan harusnya disikapi dengan kepala dingin dan hindari amarah serta rasa ingin menang sendiri.

5.    Siapkah menjadi pemimpin dan yang dipimpin?

Ketika menikah, laki-laki akan menjadi seorang nahkoda dalam bahtera rumah tangga. Dia akan menjadi pemimpin yang mengarahkan bahtera dengan sebaik-baiknya. Sementara itu istri menjadi pendamping setia yang harus siap kemanapun sang nahkoda membawanya. Kira-kira sudahkah kamu siap?

6.    Karena apakah kamu menikahinya?

Karena apakah kamu memutuskan menikahinya, cantik, pintar, kaya, atau baik agamanya? Pastikan kamu menikahinya karena alasan yang tepat, karena pilihanmu yang akan menjadi ujian bagimu, misalnya : ketika kamu memilihnya karena kaya, maka kekayaan akan menjadi ujianmu, dan lainnya.

7.    Apakah kedua pihak keluarga merestui hubungan Anda?

Meski sering diabaikan, namun hal ini harus menjadi pertimbangan utama buat Anda. Keluarga tetap akan menjadi keluarga Anda sampai kapanpun, jadi sebisa mungkin mintalah restu mereka agar pernikahanmu menjadi berkah.

8.    Ujian pernikahan pasti ada

Ujian akan terus ada dalam pernikahan. Ujian tidak melulu soal keburukan atau kesakitan, karen ada juga ujian yang berupak kekayaan dan kesenangan. Kira-kira, siapkan Anda dengan ujian-ujian dalam pernikahan?
Kedelapan hal diatas rasanya cukup untuk menjadi bahan pertimbangan atau introspeksi sebelum Anda memutuskan menikah. Jika semuanya sudah “Yes”, maka mau menunggu apa lagi?
Source
Loading...