Senin, 28 Agustus 2017

Suami, Ini 9 Dosa yang Paling Sering Anda Lakukan Pada Isteri

KajianLagi - Setelah menikah, suami memiliki tugas dan tanggung jawab yang berat terhadap keluarganya. Jadi tidak sekedar kerja keras banting tulang demi mendapatkan sebongkah berlian demi membuat isteri dan anak-anak tersenyum, tapi ada banyak tugas dan tanggung jawab lainnya. Sayangnya, tak semua suami memahami tugas dan tanggung jawab tersebut, sehingga tanpa sadar dia sudah melakukan dosa yang bertumpuk-tumpuk. Padahal kita tahu persis jika suami adalah “pemimpin dalam rumah tangganya” dan kelak ia akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dipimpinnya. Nah, agar dosa Anda tidak semakin menumpuk, segera introspeksi diri dan pikirkan 9 dosa yang paling banyak Anda lakukan terhadap isteri, berikut ini : 2 Larangan yang Wajib Dihindari Sebelum Berqurban 
dosa suami pada isteri/http://www.imgclub.org

1.    Bersikap lembut pada orang lain, tapi kasar pada isterinya

Seringkali Anda bersikap manis dan lembut pada orang lain, terutama wanita yang ada di sekitar Anda, msialnya : sekretaris, klien dan lainnya, padahal pada isteri sendiri Anda sangat kasar dan keras. Jika dmeikian, cobalah pahami hadits Nabi yang artinya : Pemilik Dua Sifat Ini Akan Dicintai Allah, Apakah Anda Termasuk?
“Mukmin yang paling sempurna ialah yang paling baik akhlaknya. Dan sebaik–baik kalian ialah yang paling baik tehadap isteri-isterinya.” (H.R. at-Tirmidzi, disahihkan oleh Syeikh Albani)

2.    Tidak mengajarkan ilmu agama pada istri

Selain mencukupi kebutuhan isteri dan anak-anak, suami juga wajib mengajarkan ilmu agama kepada isteri dan anak-anaknya. Sayangnya, sebagian suami melupakan hal ini, padahal suami memiliki kewajiban untuk menjaga diri dan keluarganya dari panasnya api neraka.
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu & keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya ialah manusia & batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras & tak mendurhakai Allah terhadap apa yg di perintahkan-Nya kepada mereka & selalu mengerjakan apa yang diperintakan” (QS. At-Tahrim:6)

3.    Tidak cemburu ketika isteri melakukan maksiat

Cemburu adalah sifat yang wajib dimiliki suami, terutama pada isteri dan anak-anaknya. Cemburu yang dimaksud disini adalah pada pelanggaran agama atau kemaksiatan yang dilakukan isteri dan anak-anaknya. Jika rasa cemburu itu tidak ada dalam diri suami, maka dia akan termasuk dalam golongan yang tidak akan dilihat Allah pada hari kiamat.
 “Tiga golongan yang Allah s.w.t tak akan melihat mereka pada hari kiamat yaitu seseorang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang menyerupai lelaki dan ad-Dayyuts” (H.R. An-Nasa’i dinilai ‘hasan’ oleh syeikh Albani, lihat ash-Shahihah : 674)
Dan ad-Dayyuts(dayus) ialah LELAKI yang tak memiliki kecemburuan terhadap keluarga/istrinya.

4.    Membuka aib isterinya

Bercanda sama teman adalah biasa, tapi jika bercandanya keterlauan bahkan sampai membuka aib isterinya tentu sangat dilarang. Sayangnya saat ini ada sebagian suami yang terlalu terbuka dalam menceritakan isteri pada orang lain.
“Sesungguhnya di antara orang yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat ialah seseorang yang menggauli isterinya & isterinya menggaulinya kemudian dia menyebarkan rahasia-rahasia isterinya.” (H.R. Muslim)

5.    Membenci istri sendiri

Hanya karena tidak sesuai kemauannya, lantas suami tak berusaha memperbaikinya tapi malah membenci isterinya sendiri. Cobalah simak pesan Rasulullah dalam hadits, yang artinya :
 “Janganlah seorang suami yang beriman membenci isterinya yang beriman. Jika dia tak menyukai satu akhlak darinya, dia pasti meridhai akhlak lain darinya.” (H.R. Muslim)

6.    Malas membantu istri melakukan pekerjaan rumah

Karena takut disebut “Suami-suami takut isteri”lantas sebagian suami enggan atau malas membantu pekerjaan isterinya, padahal Rasulullah sendiri sudah member contoh untuk membantu istri dalam rumah tangga.
“Beliau (Rasulullah) membantu pekerjaan isterinya & jika datang waktu solat, maka beliau pun keluar untuk solat.” (H.R. Bukhari)

7.    Tak memberi nafkah lahir maupun bathin

Suami yang tidak member nafkah lahir maupun batin pada isterinya sendiri sama saja dnegan menelantarkannya. Ini adalah perbuatan dosa, sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah, yang artinya :
”Rasululluah bersabda: 'Seseorang cukup dipandang berdosa bila ia menelantarkan belanja orang yang menjadi tanggung jawabnya." (HR.Abu Dawud no.1442 CD, Muslim, Ahmad, dan Thabarani)

8.    Suka memukul dan menjelek-jelekkan isteri

Meski suami sudah memberi nafkah lahir dan bathin, namun tetap saja tidak boleh berlaku keras/kasar atau bahkan tega menjelek-jelekkan isterinya. Suami macam ini sungguh sudah berlaku dzalim.
“Hendaklah engkau memberinya makan jika engkau makan, memberinya pakaian jika engkau berpakaian, tak memukul wajah, tak menjelek-jelekkannya...” (H.R. Ibnu Majah disahihkan oleh Syeikh Albani)

9.    Berpoligami tapi tidak sesuai syariat

Suami memang boleh melakukan poligami, tapi harus sesuai syariat. Sayangnya masih banyak suami yang mengabaikannya syarat-syaratnya sehingga mengakibatkan terjadinya kedzaliman pada isteri dan anak-anaknya.
“Kemudian jika kamu takut tak akan dapat berlaku adil, maka (kawinlah) seorang saja.” (Q.S An-Nisa: 3)
Setelah memahami informasi diatas, masihkah Anda menutup mata atas tanggung jawab besar yang sesungguhnya kepada isteri Anda? Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi kita semua.

Loading...