Selasa, 29 Desember 2015

10 Amalan Ibadah yang Bisa dilakukan Wanita Saat Haid

Loading...
Saat wanita haid, bukan berarti tidak bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan ibadah.  Sangat rugi, jika waktu 4-14 hari wanita yang sedang haid hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak manfaat, tidak mendapatkan pahala atau mengerjakan hal-hal yang bersifat tidak positif. Meski terlihat terbatas, karena tidak bisa melakukan ibadah secara umum, seperti berhaji, shalat, puasa, membaca Al Qur’an dengan Mushaf, berjima’ dan beberapa hal lain, masih ada beberapa hal yang bisa membuat wanita haid mendapatkan pahala.
Ada 10 hal amalan ibadah yang bisa dilakukan wanita saat haid, yang tentunya amalan ini akan sangat berguna untuk menambah pahala. 10 hal tersebut adalah:

Membaca Al Qur’an tentu tanpa menyentuh lembar atau mushaf Al Qur’an. 

Hal ini akan sangat berguna untuk para wanita yang sedang menghafal Al Qur’an, atau seorang santriwati yang sedang pelajari masalah Al Qur’an Hadist. Membaca Al Qur’an ini pada zaman sekarang bisa digantikan lembaran mushaf Al Qur annya dengan Ponsel yang ada konten Al Qur’annya.

Berdzikir  

Dengan membaca tasbih, Tahlil dan tahmid amat di anjurkan untuk para wanita baik sedang haid atau tidak, dan juga berdoa. Karena melakukan ini semua tidak ada ketentuan kesuciannya.

Berdoa. 

Baik berdoa kebaikan dunia akherat, berdoa sebelum dan setelah makan, berdoa keluar masuk WC, berdoa dalam perjalanan dan lain sebagainya.

Beristhighfar dan bertaubat. 

Wanita yang ingin bertaubat tidak harus menunggu sampai bersih haidnya. Untuk itu bisa dilakukan kapan saja.

Belajar ilmu agama dengan membaca buku-buku agama yang ada bacaan Al Qur’an sekalipun. 

Belajar halaqah seperti ini termasuk 10 amalan ibadah  yang bisa dilakukan wanita saat haid.

Bercumbu dengan suami. 

Hal ini dperbolehkan asalkan hanya batas dari pusar keatas. Ini untuk mengabdi pada suami saat ia memerlukan istrinya saat haid.

Mendengarkan ceramah agama. 

Meski pemberi tausiyah membacakan ayat-ayat suci Al Qur’an untuk yang mendengarkan, meski sedang haid tidak mengapa untuknya. Namun jika dilakukan dimasjid, tidak boleh masuk dalam ruangan tempat sholat.

Bersekah, infaq dan zakat. 

Wanita yang sedang haid untuk melakukan kebaikan seperti ini diperbolehkan, malah dianjurkan. Berbagi pada sesama yang membutuhkan adalah yang utama, yang dapat mendulang banyak pahala.

Bersilaturahmi dengan kerabat dan saudara atau teman. 

Selain memperpanjang usia, membukakan pintu rezeki, bersilaturahmi ini akan memberikan efek positif pada wanita yang tengah haid. Selain bahagia bertemu dengan saudara atau kerabat, juga akan menambah pengetahuan atau pengalaman saat bersilaturahmi.

Menolong sesama yang sedang kesulitan atau kesusahan. 

Tolong menolong tak harus dengan uang, dana atau barang. Bisa berupa tenapa, pikiran, jalan keluar dan gotong royong dalam kebaikan. Semisal menyiapkan makanan untuk pengajian, kerja bakti dan lain sebagainya.
Syaikh Ibnu Baz  memang menekankan untuk para wanita baik sedang haid atau tidak, masih tetap bisa mendulang banyak pahala. Untuk itu janganlah bermalas-malasan untuk melakukan berbagaimacam kebaikan, seperti yang tertuang dalam 10 amalan ibadah yang bisa dilakukan wanita saat haid.